Pengabdian Kepada Masyarakat bersama UMKM Desa Purbayan dengan tema "Strategi Pengelolaan Keuangan yang Efektif untuk Meningkatkan Kinerja UMKM Anggota PKK"
Published on: 22 Sep 2025

Berita
Tanggal: 1 September
2025
Tempat: Desa Purbayan, Sukoharjo, Solo Jawa Tengah
Penulis: Intan Rahma Sari, S.E., M. Ak. (Dosen Akuntansi S1)
Sukoharjo - Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dikelola anggota
Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) mendapat pendampingan khusus melalui
program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Program ini menekankan pentingnya
pengelolaan keuangan yang efektif sebagai kunci keberlanjutan dan pertumbuhan
usaha.
UMKM terbukti menjadi tulang
punggung perekonomian Indonesia dengan kontribusi lebih dari 60% terhadap
Produk Domestik Bruto (PDB). Namun, banyak pelaku usaha, terutama ibu rumah
tangga anggota PKK, masih menghadapi kesulitan dalam memisahkan keuangan
pribadi dan usaha, melacak arus kas, hingga menentukan harga pokok produksi.
Melalui program PKM ini dosen
Universitas Pamulang diwakili oleh Dr. Baharuddin Saga, Ibu Intan Rahma Sari
dan Ibu Reni Astuti memberikan,
pelatihan pengelolaan keuangan sederhana, penyusunan anggaran, analisis
biaya, serta strategi perencanaan keuangan jangka Panjang bagi anggota UMKM
yang tergabung dari anggota PKK Desa Purbayan Sukoharjo. Kegiatan dilaksanakan
dengan metode partisipatif, seperti workshop, diskusi kelompok, studi kasus,
hingga pendampingan langsung.
“Selama ini banyak UMKM belum
memahami pentingnya pencatatan keuangan. Padahal, dari laporan sederhana, kita
bisa melihat apakah usaha benar-benar untung atau rugi,” ujar salah satu
narasumber.
Program ini mengelompokkan UMKM
anggota PKK dalam tiga kategori:
·
UMKM berjalan
(produktif): sudah stabil, diarahkan untuk
efisiensi dan ekspansi.
·
UMKM rintisan (mengarah
produktif): masih baru, dibekali literasi
keuangan dasar dan pencatatan sederhana.
· Kelompok rentan (belum
produktif): difokuskan pada literasi keuangan
rumah tangga serta identifikasi peluang ekonomi mikro.
Hasil awal program menunjukkan
peningkatan pemahaman peserta dalam mengelola arus kas, menyusun anggaran, dan
memisahkan keuangan pribadi dengan usaha. Selain itu, peserta juga semakin
percaya diri mengembangkan usaha dengan dukungan pengetahuan baru tentang akses
permodalan mikro.
Dengan adanya program ini, diharapkan
UMKM anggota PKK tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tumbuh lebih mandiri
dan berkontribusi pada penguatan ekonomi keluarga serta masyarakat lokal.




