Mahasiswa dan Dosen Universitas Pamulang Tingkatkan Literasi Keuangan Siswa melalui Program PKM di SMA Muhammadiyah 8 Ciputat
Published on: 15 Jul 2026

Berita
Tangerang Selatan, 22 April
2026 – Universitas Pamulang melalui Program Studi Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan (PPKn) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri
Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM)
bertajuk "Edukasi Manajemen Keuangan Pribadi: Meningkatkan Kemandirian
Finansial Siswa SMA Muhammadiyah 8 Ciputat". Kegiatan ini dilaksanakan
pada 22 April 2026 di SMA Muhammadiyah 8 Ciputat, Tangerang Selatan,
dengan melibatkan dosen dan mahasiswa sebagai bentuk implementasi kolaborasi akademik
dan pengabdian kepada masyarakat.
Tim PKM dipimpin oleh Adi
Martono, S.T., M.M. selaku Ketua Tim, dengan anggota Dr. Sahroni, S.ST.,
M.M. dan Edian Fahmy, S.E., M.M.. Ketiga dosen didukung oleh
mahasiswa Universitas Pamulang yang berperan aktif dalam pelaksanaan seminar,
pendampingan kelompok, simulasi penyusunan anggaran, hingga evaluasi kegiatan
bersama peserta.
Program ini dilatarbelakangi oleh
meningkatnya tantangan yang dihadapi generasi muda dalam mengelola keuangan
pribadi. Perkembangan teknologi digital, kemudahan transaksi non-tunai, serta
tingginya pengaruh media sosial mendorong perilaku konsumtif di kalangan
remaja. Di sisi lain, banyak siswa yang belum memiliki kemampuan menyusun
anggaran sederhana, belum terbiasa menabung secara terencana, serta masih
terbatas memperoleh pendidikan mengenai literasi keuangan di lingkungan
sekolah.
Melalui kegiatan ini, peserta
memperoleh materi mengenai konsep dasar manajemen keuangan pribadi, pentingnya
membedakan kebutuhan dan keinginan, teknik menyusun anggaran uang saku,
strategi mengendalikan pengeluaran, serta membangun kebiasaan menabung sejak
usia sekolah. Penyampaian materi dikombinasikan dengan diskusi interaktif,
simulasi penyusunan anggaran, studi kasus, serta sesi tanya jawab sehingga peserta
dapat memahami materi secara aplikatif.
Selama pelaksanaan kegiatan,
antusiasme siswa terlihat sangat tinggi. Peserta aktif berdiskusi, menyampaikan
pengalaman dalam mengelola uang saku, serta mengikuti simulasi penyusunan
anggaran yang dipandu oleh tim PKM. Pendekatan pembelajaran yang interaktif
memberikan kesempatan kepada siswa untuk mempraktikkan langsung konsep-konsep
pengelolaan keuangan yang dipelajari.
Berdasarkan target yang telah
ditetapkan, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman konsep dasar
keuangan pribadi pada minimal 80% peserta, meningkatkan kemampuan
menyusun anggaran sederhana pada 70% peserta, serta mendorong 60–70%
siswa mulai membangun kebiasaan menabung secara rutin setelah mengikuti
pelatihan.
Selain memberikan manfaat
langsung kepada siswa, kegiatan PKM ini menghasilkan luaran berupa laporan
kegiatan pengabdian kepada masyarakat, serta bahan publikasi ilmiah yang dapat
dikembangkan sebagai artikel ilmiah. Tim PKM juga menyampaikan rekomendasi
kepada pihak sekolah agar literasi keuangan dapat diintegrasikan secara
berkelanjutan dalam kegiatan pembelajaran maupun program pengembangan karakter
peserta didik.
Ketua Tim PKM, Adi Martono,
S.T., M.M., menyampaikan bahwa literasi keuangan merupakan salah satu
keterampilan hidup (life skill) yang sangat penting dimiliki oleh generasi
muda. Menurutnya, pembiasaan mengelola keuangan sejak dini akan membantu siswa
mengambil keputusan finansial secara lebih bijaksana, bertanggung jawab, dan
mampu mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Universitas Pamulang berharap sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dapat terus terjalin dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya pada aspek literasi keuangan. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata Universitas Pamulang dalam membentuk generasi muda yang memiliki pengetahuan, keterampilan, serta karakter yang kuat dalam mengelola keuangan secara mandiri dan bertanggung jawab.





