DARI KULIAH UMUM HINGGA BANTUAN PENDIDIKAN, LPS HADIR DI UNPAM
Published on: 22 Sep 2025

Berita

Foto
bersama Pimpianan Universitas Pamulang dengan jajaran Pimpinan LPS
Foto
Doc. Prodi Akuntansi Unpam
Tangerang
Selatan, Lebih dari 1.200 mahasiswa Program
Studi Akuntansi Universitas Pamulang (Unpam) memadati ruang kuliah umum pada
Jumat (19/9/2025). Mereka tidak hanya mendapatkan wawasan tentang pentingnya
literasi keuangan, tetapi juga menyaksikan berbagai agenda strategis antara
Unpam dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), mulai dari penandatanganan nota
kesepahaman hingga pemberian bantuan pendidikan.
Acara
bertajuk “Saving Smart, Growing Strong: Gen Z Pegang Kendali Financial”
menghadirkan Plt. Dewan Komisioner LPS, Didik Madiyono, sebagai narasumber
utama. Dalam paparannya, Didik menekankan bahwa generasi muda perlu memiliki
perencanaan keuangan yang matang sejak dini.
“Gen
Z harus cerdas mengelola keuangan. Dengan perencanaan yang tepat, mereka bukan
hanya mandiri, tetapi juga turut memperkuat stabilitas ekonomi nasional,”
ujarnya. Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk mewaspadai tawaran investasi
ilegal dengan mengenali aspek legalitas dan kewajaran keuntungan yang
ditawarkan.
Kuliah umum ini turut dihadiri jajaran pimpinan LPS, antara lain Plt. Kepala Kantor Persiapan PRP dan Hubungan Lembaga Herman Saheruddin, serta Kepala Divisi Hubungan Lembaga dan Protokoler Ervina Theresia Purba. Dari pihak Unpam, hadir Ketua Yayasan Sasmita Jaya Group Dr. Pranoto, SE., MM, Wakil Rektor I Dr. Ubaid Al Faruq, Wakil Rektor II Dr. M. Wildan, serta Wakil Rektor IV Prof. Dr. Oksidelfa Yanto.
Kisah
Inspiratif

Plt Ketua Dewan Komisioner LPS Didik
Madiyono menyampaikan Kisah Inspiratif
kepada para mahasiswa
Foto:
Doc. Prodi Akuntansi Unpam
Di
luar materi akademis, Didik juga berbagi kisah masa kecilnya yang penuh
perjuangan di Wonogiri. Sejak SD, ia membantu orang tua dengan berjualan es
lilin sebelum berangkat sekolah. Meski hidup sederhana, ia tetap konsisten
berprestasi hingga akhirnya melanjutkan studi di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Cerita
itu membuat mahasiswa antusias. Pesan yang ia tekankan sederhana, “Untuk
meningkatkan taraf hidup, jalannya adalah pendidikan yang sebaik-baiknya.”
Tiga
Agenda Penting

Penyerahan
secara simbolis Beasiswa LPS kepada 100 mahasiswa Prodi Akuntansi Unpam
Foto
Doc. Prodi Akuntansi Unpam
Selain kuliah umum, kegiatan diwarnai dengan tiga agenda lain. Pertama, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Unpam dan LPS. MoU ini menjadi pintu awal kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kedua,
penyerahan bantuan pendidikan berupa beasiswa bagi 100 mahasiswa Program Studi
Akuntansi. “Ini bukan sekadar kuliah umum, tapi bukti kepedulian LPS kepada
mahasiswa. Ada ilmu, ada kerja sama, ada bantuan pendidikan. Semua ini demi
melahirkan generasi muda yang kuat secara akademis dan finansial,” ujar Ketua
Panitia yang juga Kaprodi Akuntansi Unpam, Dr. H. Suripto, M.Ak.
Suripto
berharap, bantuan tersebut dapat berlanjut di masa depan, bahkan meningkat dari
100 menjadi 200 penerima atau lebih.
Ketiga,
lomba konten edukasi keuangan tingkat nasional yang diikuti enam perguruan
tinggi dari berbagai provinsi. Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang,
Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Negeri Jakarta, STIE BPD Jawa Tengah,
dan Unpam sendiri beradu kreativitas menyampaikan pesan keuangan melalui media
digital.
Apresiasi
dan Harapan
Ketua
Yayasan Sasmita Jaya Group, Dr. Pranoto, mengingatkan mahasiswa untuk menyerap
ilmu dari narasumber kelas internasional. “Unpam sudah berusia 25 tahun.
Momentum seperti ini harus dimanfaatkan mahasiswa agar semakin peduli pada masa
depan,” ujarnya.
Wakil
Rektor II Unpam, Dr. M. Wildan, juga menyampaikan apresiasi kepada LPS.
Menurutnya, bantuan pendidikan dari LPS sejalan dengan visi Humanis Unpam
yang berkomitmen mendukung akses pendidikan tinggi bagi semua kalangan.
Acara
yang turut dihadiri jajaran pimpinan LPS, Yayasan Sasmita Jaya, serta pimpinan
struktural Unpam itu ditutup dengan penyerahan simbolis beasiswa kepada 100
mahasiswa penerima.




