Universitas Pamulang Gelar PKM Literasi Keuangan Digital untuk Cegah Jeratan Pinjaman Online
Published on: 29 Sep 2025

Berita
Universitas
Pamulang Gelar PKM Literasi Keuangan Digital untuk Cegah Jeratan Pinjaman
Online
Tangerang
Selatan – Tim dosen Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan Pengabdian
Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Smart Borrowing: Literasi Keuangan Digital
untuk Bijak Mengelola Pinjaman Online”. Kegiatan berlangsung pada 21–22
September 2025 di Forum Kader Posyandu, Jombang, Ciputat, dengan sasaran
ibu-ibu PKK yang berperan penting dalam pengelolaan keuangan rumah tangga
sekaligus pelaku usaha kecil.
Ketua
tim, Tsarina Zenabia, didampingi anggota tim Dian Widiyati dan Neneng Hasanah,
menyampaikan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat
literasi keuangan masyarakat di tengah maraknya layanan pinjaman online legal
maupun ilegal. “Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan pemahaman ibu
rumah tangga mengenai literasi keuangan digital dan prinsip smart borrowing
agar mereka lebih bijak dalam mengelola pinjaman daring,” ungkapnya.

Pelaksanaan kegiatan
dilakukan dengan metode partisipatif melalui pretest, ceramah interaktif,
diskusi kelompok, simulasi perhitungan bunga pinjaman, latihan penyusunan
anggaran, hingga pendampingan pasca kegiatan. Pendekatan ini memungkinkan
peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga mempraktikkan secara langsung
konsep literasi keuangan digital.
Hasil kegiatan
menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait cara membedakan
pinjaman online legal dan ilegal, menghitung bunga pinjaman, serta menyusun
anggaran rumah tangga yang lebih terencana. Peserta juga menegaskan komitmen
untuk lebih berhati-hati terhadap tawaran pinjaman daring serta membagikan
pengetahuan yang diperoleh kepada lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini,
Universitas Pamulang menegaskan perannya dalam pemberdayaan masyarakat,
khususnya dalam upaya meningkatkan literasi keuangan digital di kalangan ibu
rumah tangga. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara
berkelanjutan sehingga mampu memperkuat kemandirian ekonomi keluarga serta
mencegah risiko jeratan pinjaman online.
Oleh : Neneng
Hasanah, S.E., M.AK




