DOSEN DAN MAHASISWA UNIVERSITAS PAMULANG DORONG DIGITALISASI KEUANGAN UMKM UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS DAN KEMANDIRIAN KEUANGAN
Published on: 25 Mei 2026

Berita
Depok – Tim Pengabdian kepada
Masyarakat (PkM) dari Program Studi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan pelatihan dan pendampingan bertajuk
“Implementasi Pencatatan Keuangan Digital untuk Meningkatkan Kapasitas dan
Kemandirian Keuangan UMKM” pada UMKM Nurdin Food yang berlokasi di Bojongsari,
Depok, Jawa Barat. Kegiatan berlangsung selama periode 30 Maret hingga 3 Mei
2026 dengan melibatkan dosen dan mahasiswa sebagai bentuk implementasi Tri
Dharma Perguruan Tinggi.
Kegiatan ini dipimpin oleh
Ferdiansyah, S.E., M.Ak. selaku ketua tim PkM, dengan anggota Dwi Septiani,
S.E., M.M., M.Ak. dan Sunarto, S.E., M.M., CAP. Program ini bertujuan
meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam melakukan pencatatan keuangan yang
lebih terstruktur, akurat, dan berbasis digital menggunakan Microsoft Excel.
Dalam pelaksanaannya, tim PkM
memberikan edukasi mengenai pentingnya pencatatan transaksi harian, pengelolaan
arus kas, penyusunan laporan laba rugi sederhana, hingga pengelolaan stok
barang. Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan praktik langsung
penggunaan Microsoft Excel sebagai media pencatatan keuangan digital yang mudah
diterapkan dan sesuai dengan kebutuhan UMKM.

Ketua tim PkM, Ferdiansyah, S.E.,
M.Ak., menyampaikan bahwa masih banyak UMKM yang menjalankan usaha tanpa sistem
pencatatan keuangan yang baik. “Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu
pelaku UMKM agar mampu memahami kondisi keuangan usahanya secara lebih jelas
sehingga dapat mengambil keputusan bisnis berdasarkan data yang akurat,”
ujarnya.
Sebelum kegiatan dilaksanakan, UMKM
Nurdin Food diketahui masih melakukan pencatatan transaksi secara manual dan
tidak teratur. Kondisi tersebut menyebabkan kesulitan dalam memantau laba
usaha, arus kas, dan persediaan barang. Melalui pendampingan intensif yang
dilakukan tim PkM, mitra mulai mampu mencatat transaksi harian secara
konsisten, menyusun buku kas, serta memahami laporan keuangan sederhana secara
mandiri.
Pelatihan dilakukan melalui
beberapa metode, mulai dari ceramah interaktif, demonstrasi penggunaan Excel,
praktik langsung, hingga pendampingan individu. Tim juga menyerahkan template
pencatatan keuangan digital yang dapat digunakan secara berkelanjutan oleh
UMKM.
Hasil kegiatan menunjukkan adanya
peningkatan kemampuan mitra dalam mengelola administrasi keuangan usaha. Selain
mampu menggunakan Microsoft Excel untuk pencatatan transaksi, pelaku UMKM juga
mulai menerapkan pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha sebagai bagian
dari pengelolaan keuangan yang lebih sehat dan profesional.

Melalui kegiatan ini, tim PkM
berharap digitalisasi pencatatan keuangan dapat menjadi langkah awal
transformasi UMKM menuju usaha yang lebih modern, tertib administrasi, dan
berdaya saing di era digital. Program ini juga diharapkan mampu menjadi contoh
bagi UMKM lainnya dalam menerapkan sistem pencatatan keuangan sederhana namun
efektif guna mendukung keberlanjutan usaha. -ds-




