Webinar Nasional di Universitas Pamulang mengusung tema “ESG Tax Foot Print”
Published on: 13 Okt 2025

Berita
Oleh
Lovvani Noralia, Mahasiswi Prodi Akuntansi Universitas Pamulang
Dalam
dunia bisnis modern, isu keberlanjutan bukan lagi sekadar tren, melainkan
menjadi bagian penting dari tanggung jawab sosial dan tata kelola perusahaan.
Hal inilah yang menjadi pokok pembahasan dalam seminar bertajuk “ESG Tax
Footprint” yang diselenggarakan oleh Program Studi Akuntansi S1 Universitas
Pamulang. Seminar ini menghadirkan dua narasumber luar biasa, yaitu Ass. Prof.
Dr. Gilbert Rely, S.E., S.H., Ak., M.Ak., MBA., CA., CMA., Asean CPA., CIBA.,
CERA., CSRS., CSRA., CSP., CBV. CAPM., CAPF., CETP., CTA., CIFA., CIAPA.,
CRMPA., CRMPC., CSEM., CFRA., CRMA., CCMA. dan Firman Tatariyanto, S.S.T.,
M.A., Ph.D., yang memberikan pandangan mendalam mengenai hubungan antara aspek
keberlanjutan (Environmental, Social, and Governance/ESG) dengan kepatuhan dan
transparansi pajak perusahaan.

Dari
pemaparan para narasumber, saya menangkap bahwa konsep ESG Tax Footprint
menekankan pentingnya peran pajak dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. ESG
mencakup kriteria yang membentuk komitmen lingkungan dari perusahaan dan
dampaknya terhadap masyarakat. Pajak bukan hanya kewajiban finansial, tetapi
juga cerminan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan dan
masyarakat. Ketika perusahaan mampu membayar pajak secara transparan dan sesuai
peraturan, hal itu menunjukkan komitmen mereka terhadap prinsip good
governance dan keberlanjutan jangka panjang.
Menurut
saya, seminar ini memberikan pandangan luas tentang bagaimana akuntan masa
depan perlu memiliki perspektif yang lebih luas - tidak hanya memahami laporan
keuangan, tetapi juga bagaimana keputusan pajak berdampak terhadap lingkungan
dan reputasi perusahaan. ESG dan pajak kini menjadi dua hal yang saling
berkaitan dalam membangun citra positif dan meningkatkan kepercayaan publik.
Selain
itu, seminar ini juga mengingatkan saya bahwa seorang akuntan tidak hanya
dituntut untuk akurat dalam angka, tetapi juga memiliki kesadaran moral dalam
menjaga keberlanjutan ekonomi dan sosial. ESG Tax Footprint menjadi
bukti bahwa pajak dapat menjadi instrumen penting dalam menciptakan
keseimbangan antara keuntungan dan tanggung jawab sosial perusahaan.
Secara
pribadi, saya merasa seminar ini sangat inspiratif dan relevan dengan
perkembangan dunia bisnis saat ini. Melalui kegiatan ini, ESG Tax Footprint
bukan hanya topik akademik, tetapi juga panggilan untuk membangun masa depan
ekonomi yang lebih bertanggung jawab.




