Pengabdian Kepada Masyarakat Bersama Warga Kp. Kebon Kopi Desa Pengasinan dengan tema “Edukasi Pengelolaan Keuangan UMKM dalam Pemisahan Keuangan Pribadi dan Usaha sebagai Upaya Peningkatan Financial Awareness”
Published on: 29 Mei 2026

Berita
Pada hari Minggu, 17 Mei 2026,
telah dilaksanakan kegiatan edukasi bertajuk Edukasi Pengelolaan Keuangan UMKM
dalam Pemisahan Keuangan Pribadi dan Usaha sebagai Upaya Peningkatan Financial
Awareness. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran finansial di
kalangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, khususnya ibu-ibu yang
memiliki usaha rumahan di lingkungan sekitar. Melalui kegiatan ini, peserta
diajak untuk memahami pentingnya memisahkan keuangan pribadi dan usaha sebagai
langkah awal membangun usaha yang sehat dan berkelanjutan.
Kegiatan diawali dengan
penyampaian materi utama mengenai dasar-dasar pengelolaan keuangan UMKM. Dalam
sesi ini, peserta diperkenalkan dengan pengertian UMKM berdasarkan
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008, konsep financial awareness atau kesadaran
finansial, serta alasan mengapa pencampuran keuangan pribadi dan usaha menjadi
masalah yang sering tidak disadari oleh pelaku usaha kecil. Materi disampaikan
dengan bahasa yang ringan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari, sehingga
mudah dipahami oleh seluruh peserta.
Selanjutnya, peserta diberikan
pemahaman mengenai tujuh langkah dalam
menerapkan pemisahan keuangan, yaitu membuat rekening terpisah untuk usaha dan
pribadi, mencatat seluruh transaksi usaha setiap hari, menentukan gaji tetap
untuk diri sendiri sebagai pemilik usaha, menyusun anggaran usaha bulanan,
menyiapkan dana darurat khusus usaha, memisahkan modal dari keuntungan, serta
melakukan perhitungan laba rugi secara berkala. Setiap langkah dijelaskan
secara praktis dan disertai contoh pencatatan sederhana berupa laporan kas
harian dan laporan laba/rugi yang dapat langsung diterapkan peserta di rumah.
Sesi materi berlangsung
interaktif dan penuh diskusi. Peserta diberi kesempatan untuk menyampaikan
pertanyaan seputar tantangan yang mereka hadapi dalam mengelola keuangan usaha
sehari-hari, dan tim pemateri menjawab setiap pertanyaan dengan sabar disertai
contoh yang dekat dengan kehidupan nyata peserta. Antusiasme peserta sangat
terlihat dari banyaknya pertanyaan dan cerita pengalaman pribadi yang mereka
bagikan selama sesi berlangsung.
Memasuki sesi berikutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi refleksi untuk mengukur dan memperkuat pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan. Peserta diajak untuk menyimpulkan poin-poin penting dan menyampaikan satu langkah nyata yang akan mereka lakukan setelah pulang dari kegiatan ini. Sesi ini dirancang untuk menumbuhkan komitmen jangka panjang peserta agar ilmu yang didapat tidak hanya berhenti di ruangan, tetapi benar-benar diterapkan dalam pengelolaan usaha mereka sehari-hari.
Sebagai penutup rangkaian acara,
panitia memberikan paket sembako kepada seluruh ibu-ibu peserta sebagai bentuk
apresiasi atas kehadiran dan partisipasi aktif mereka dalam kegiatan PMKM ini.
Pemberian sembako ini disambut dengan senyum dan rasa syukur oleh para peserta,
sekaligus menjadi simbol perhatian dan penghargaan tim mahasiswa kepada ibu-ibu
yang telah meluangkan waktu di tengah kesibukan sehari-hari mereka untuk hadir
dan belajar bersama.
Kegiatan kemudian ditutup dengan
sesi foto bersama antara seluruh tim mahasiswa, peserta, dan perwakilan mitra,
sebagai penanda berakhirnya rangkaian kegiatan PMKM yang bermakna ini. Melalui
program ini, diharapkan peserta tidak hanya memahami konsep dasar pemisahan
keuangan, tetapi juga memiliki keberanian untuk segera menerapkannya demi masa
depan usaha yang lebih baik. Dengan tata kelola keuangan yang lebih tertib,
pelaku UMKM diyakini dapat bertahan, berkembang, dan berkontribusi lebih besar
bagi perekonomian keluarga maupun masyarakat sekitarnya.
Ketua Rukun Warga Desa Pengasinan
menyampaikan apresiasi terhadap pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini karena
dinilai sangat bermanfaat untuk menambahkan pengetahuan keuangan UMKM untuk
para peserta.
Dengan adanya kegiatan ini,
diharapkan literasi keuangan di kalangan pelaku UMKM semakin meningkat,
sehingga mereka dapat semakin aktif dan mandiri dalam mengelola usaha serta
berkontribusi dalam pembangunan ekonomi masyarakat yang lebih sejahtera.
Kami sebagai tim pelaksana
kegiatan menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Universitas
Pamulang atas kontribusi dan dukungan yang telah diberikan dalam
pelaksanaan kegiatan PMKM ini. Peran aktif universitas dalam mendukung program
edukasi ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap peningkatan literasi dan
kesadaran keuangan di kalangan masyarakat luas.
Kami mengucapkan terima kasih
yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta atas kehadiran, partisipasi aktif,
dan keterbukaan dalam berbagi pengalaman selama kegiatan berlangsung. Semangat
dan antusiasme yang ditunjukkan peserta menjadi motivasi terbesar bagi tim
untuk terus berkarya dan berkontribusi melalui kegiatan-kegiatan serupa di masa
mendatang.
Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Intan Rahma Sari S.E.,M.AK. Sebagai dosen membimbing kami atas segala bimbingan, arahan dan dukungan yang telah membantu kelancaran kegiatan pengabdian masyarakat ini. Dukungan dan kepercayaan yang diberikan sangat membantu dalam mewujudkan kegiatan yang bermakna ini. Semoga ilmu dan pengalaman yang telah diberikan menjadi bekal berharga bagi kami dan semangat ini terus menjadi landasan bagi kolaborasi positif di masa mendatang.




