PENTINGNYA GENERASI MUDA SADAR PAJAK

Penulis: Puspita Handayani

Data Laporan Kinerja Dirjen Pajak tahun 2020, diketahui jumlah penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan Pajak Penghasilan (PPh) masih belum mencapai target kepatuhan, yaitu 59,3% dari yang ditetapkan sebesar 80%. Salah satu jenis penerimaan wajib pajak tersebut bersumber dari Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) Usaha tertentu dari Usaha Mikro dan Kecil.

Salah satu alasan ketidakpatuhan WPOP dalam menyampaikan SPT adalah karena kurangnya pemahaman para WP tentang pemenuhan hak dan kewajiban sesuai peraturan perpajakan. Dalam rangka mengurangi kemungkinan tidak tercapainya penerimaan pajak, upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan menanamkan pemahaman pajak bagi generasi muda agar dapat memberikan kontribusi dalam pencapaian target pajak.

Generasi muda merupakan generasi yang siap bekerja dan dapat berwirausaha. Dengan mempertimbangkan usia produktif generasi muda, yaitu berkisar 17 sampai 35 tahun, maka generasi muda mempunyai potensi besar dalam kontribusi pembayaran pajak. Hal tersebut yang melatarbelakangi dosen S1 Akuntansi, Universitas Pamulang, yaitu Puspita Handayani, SE, M.Ak (ketua pengabdi), Wahyu Nurul Hidayati, SE, Ak, M.Ak (narasumber), Nurhayati, SE, M.Ak (anggota), Tri Agung Tofiq, SE, M.Ak (anggota) serta Yuli Anita Silviyani, SE, M.Ak (anggota) mengadakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) untuk mensosialisasi pentingnya pajak.

whatsapp-image-2021-10-06-at-17-04-34

Target PKM adalah generasi muda dari santri- santriwati Lembaga Bina Santri Mandiri yang berlokasi di desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang, Bogor. Seluruh santri dididik berwirausaha dan dapat belajar secara langsung dalam kelompok usaha mandiri yang dikelola alumni dengan bimbingan para pengasuh dan pengurus pondok pesantren. Kelompok usaha mandiri yang sudah berhasil dibangun seperti tata busana, pertanian terpadu, perikanan, catering, entertainment (band, nasyid dan rebana) serta dibidang otomotif. Dilihat dari kegiatan kelompok usaha yang ada, maka sangat perlu bagi santri memahami pajak.

Metode pelaksanaan kegiatan PKM yang diselenggarakan pada sabtu lalu (2/10) dengan cara sosialisasi yang diawali dengan memberikan pre-test bagi para peserta, pemberian materi  dan diskusi dengan narasumber serta diakhiri dengan kegiatan post-test. Pre-test dan post-test dilakukan guna mengukur peningkatan pemahaman para santri setelah mendapatkan materi dari narasumber.

whatsapp-image-2021-10-06-at-17-04-40

Kegiatan PKM dengan tema Generasi Muda Sadar Pajak tersebut sangat mendapat respon yang baik, dapat dilihat dari antusiasnya santri-santriwati disaat sesi diskusi dengan narasumber yang juga menjabat sebagai Ketua Tax Center dan Asesor Uji Kompetensi Teknisi Perpajakan level 5 Universitas Pamulang. Kegiatan PKM tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman akan pentingnya pajak dan menciptakan generasi muda yang sadar pajak.

Edited by Yulianto