Berprestasi dimasa Pandemi

Penulis: Septian Syahrul Fauzi

Pamulang, 03 April 2021

f1

2018 adalah tahun dimana Saya lulus SMK. Setelah lulus SMK, Saya memutuskan untuk kuliah di Universitas Pamulang. Dibulan Agustus, Saya memulai kuliah di Universitas Pamulang sebagai mahasiswa Semester 1 Fakultas Ekonomi Program Studi Akuntansi. Di bulan Agustus juga Saya mengikuti kegiatan seleksi Duta Pemuda Indonesia tingkat kota administrasi Jakarta Selatan hingga Lolos tingkat Nasional. Banyak kegiatan yang menyebabkan kuliah Saya terganggu hingga Saya banyak izin. Sampai-sampai, saat Saya mewakili Provinsi DKI Jakarta ke Bangka Belitung, Saya harus mengikuti Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester susulan. Sampai akhirnya Di semester 1 tersebut Saya mendapatkan IPK 3,0. Dari situ Saya berfikir bahwa Saya seharusnya bisa mendapatkan IPK yang jauh lebih besar . Hingga akhirnya di semester 2 IPK Saya 3.84, di semester 3 bulan September Saya terpilih menjadi Duta UnPam 2019, dibulan Oktobernya Saya mendapatkan Juara 3 Palang Pintu tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan bersama teman Saya yang juga Mahasiswa Universitas Pamulang. Semester 4 (Maret 2020) adalah semester yang sangat berat bagi mahasiswa. Karena merebaknya Wabah Virus Corona yang menyebabkan proses pembelajaran dilakukan secara Full Online. Di semester 5 barulah Saya mengetahui bahwa Universitas Pamulang khususnya Prodi S1 Akuntansi selalu mengadakan event tahunan yaitu Acounting Festival. Pada tanggal 22 Oktober 2020 Saya memutuskan untuk mengikuti dua ajang lomba dalam Accounting Festival yaitu Putra Putri Akuntansi 2020 dan Accounting Got Talent. Seleksi dimulai pada tanggal 14 November 2020 yaitu dengan tes wawancara . Setelah diumumkan bahwa Saya lolos tes wawancara dan masuk 10 besar, Saya lanjut ke tahap selanjutnya yaitu karantina dan membuat video beauty class dan catwalk.

f2

Hari yang ditunggu pun tiba. 25 November 2020 adalah Final Putra Putri Akuntansi 2020. Yang menjadi juri adalah Ibu Putri Nurmala selaku Dosen Koordinator Kemahasiswaan sekaligus Pembina Hima dan Pembina Bimasakti, Ibu Siti Hana selaku Dosen Universitas Pamulang, dan Kak Pijar Putra Akuntansi 2017. Diawali dengan penampilan kreativitas seluruh Finalis Putra Putri Akuntansi . Saat itu Saya menampilkan keahlian yang Saya punya seperti bermain Alat Musik Tehyan, Berpantun , Silat ,Bernyanyi dan Menari. Dari tahap tersebut diambil 3 pasang yang akan maju ke tahap selanjutnya yaitu tes pengetahuan. Tiga pasang tersebut Ditanya oleh juri, pertama Saya ditanya oleh Ibu Siti Hana terkait betapa pentingnya penyampaian informasi secara jelas dan pertanyaan penutup diajukan oleh MC tentang mengapa para juri harus memilih Saya untuk menjadi Putra Akuntansi. Jawabannya pun masih Saya ingat sampai sekarang. Saya menjawab  “Saya selalu percaya bahwa qola nabiyu sholallahu alaihi wassalam:  Kullukum ro’in wa kullukum mas’ulun an ro’iyyatih yang artinya setiap kita adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan diminta pertanggungjawaban atas apa yang ia pimpin. Kelebihan Saya yaitu Saya dapat memimpin dan mengorganisir teman-teman Saya terutama di ajang Accounting Festival ini untuk mengikuti Accounting Got Talent dan Saya juga minta doanya karena grup Saya masuk kedalam 4 besar” dan alhamdulillah grup Saya mendapatkan Juara Favorit. Setelah semua finalis selesai ditanya oleh juri, panitia Acounting Festival membacakan pemenang yang akan menjadi Putra dan Putri Akuntansi 2020 serta Putra dan Putri Akuntansi Favorit 2020. Saat Panitia menyebutkan bahwa Saya terpilih menjadi Putra Akuntansi 2020, tak terasa air mata sedih, terharu dan bangga menetes di pipi. Saya bersyukur, karena semua tak lepas dari dukungan orang tua, keluarga, teman, dosen dan semua. Setelah terpilih saya diminta untuk ke kampus melakukan penobatan yang akan ditayangkan pada Closing Accounting Festival esok hari.

f3

Ajang perlombaan yang Saya ikuti tidak berakhir disitu. Di tanggal 7 Januari 2021, Ibu Putri memberitahu Saya bahwa sedang diadakan pemilihan Putra Putri Pariwisata Nusantara. Dengan rasa percaya diri dan bangga yang masih melekat, Saya mencoba untuk mengikuti ajang tersebut dengan melampirkan berkas-berkas administrasi yang diperlukan. Setelah menunggu hampir 2 minggu lebih, tiba-tiba Saya dimasukkan ke dalam grup Semifinalis Putra putri Pariwisata Nusantara. Alhamdulillah pihak kampus sangat mendukung hingga membayarkan Uang Registrasi. Selanjutnya ada tahap wawancara dan membuat video tentang tanggapan Pariwisata Di Era New Normal. Hingga pada akhirnya tanggal 6 Februari 2021 Saya dinyatakan tidak lolos ke tahap final. Dari kegagalan tersebut tidak membuat Saya menyerah malah memotivasi Saya untuk lebih baik lagi dan belajar dari kesalahan yang ada.

Terima kasih kepada Ibu Putri, Ibu Effrianti dan seluruh jajaran di Universitas Pamulang yang selalu mendukung mahasiswa-mahasiswa nya untuk selalu berprestasi. Semoga tulisan ini dapat memotivasi mahasiswa bahwa pandemi bukanlah sebuah halangan untuk tetap berprestasi dan juga semoga berkat dukungan dari Universitas, semakin banyak bibit-bibit prestasi yang dihasilkan oleh mahasiswa. Aamiin Yaa Robbal Aalamiin

Ed by Admin