PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT-MAHASISWA PROGRAM STUDI SARJANA AKUNTANSI BEKERJA SAMA DENGAN TAX CENTER “HOW TO BE A SMARTER TAXPAYER”

Penulis: Shindy Mawarni Lestari (Mahasiswa / 181011202046)

whatsapp-image-2020-11-21-at-19-06-27

Pajak mempunyai kontribusi cukup tinggi dalam penerimaan negara nonmigas. Berbagai kebijakan telah dibuat oleh pemerintah dalam rangka meningkatkan penerimaan negara dari sektor fiskal. Wajib pajak untuk secara proaktif menghitung, menyetor, dan melaporkan pajak sendiri, menuntut pihak-pihak tersebut mampu memahami dan menerapkan setiap peraturan perpajakan. Direktorat Jenderal Pajak berhak melakukan pengujian atas surat pemberitahuan yang telah dilaporkan wajib pajak melalui proses pemeriksaan pajak peraturan perpajakan.

Sosialisasi pajak kepada masyarakat dan pengenalan peraturan perpajakan serta upaya mempopulerkan pajak merupakan upaya untuk membangkitkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pajak. Upaya untuk meningkatkan penerimaan pajak melalui peningkatan jumlah wajib pajak terdaftar, perluasan objek pajak, dan penggalian objek serta subjek pajak yang telah tercatat atau terdaftar dalam administrasi Direktorat Jenderal Pajak.

Bagi setiap warga negara, urusan pajak seharusnya menjadi bagian manajemen keuangan pribadi dan terintegrasi sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan. Pemahaman terhadap ketentuan perpajakan sangat penting bagi wajib pajak. Membayar pajak berarti telah turut membangun negeri dan memiliki kebanggaan akan negaranya. Aset yang sangat berharga untuk meningkatkan suatu negara ke arah yang lebih baik di lihat dari sektor pajak adalah wajib pajak dengan pemikiran  yang berorientasi ke depan diharapkan mampu menjaga dan meningkatkan eksistensi pajak dengan menanamkan pola pikir patuh pajak sejak dini di dalam diri pribadi. Peningkatan kepatuhan wajib pajak perlu menjadi sasaran dari kebijakan pajak pemerintah agar penerimaan pajak negara optimal.

Fenomena digital yang merambah segala aspek kehidupan termasuk urusan perpajakan membuat wajib pajak harus selalu siap untuk mengikuti arus teknologi yang terus berkembang. Oleh sebab itu internet memiliki peran yang sangat penting untuk meningkatkan kepatuhan dan efisiensi palayanan pajak. Wajib pajak yang cerdas adalah yang mengenal, mengetahui dan mempelajari lebih dalam mengenai aturan dan ketentuan pajak lalu menerapkannya lewat aplikasi perpajakan untuk menjadikannya efektif dan efisien..

Perguruan Tinggi sebagai Institusi yang memiliki tanggung jawab untuk dapat memberikan ilmu kepada masyarakat sudah seharusnya melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat sebagai wujud tri dharma perguruan tinggi. Universitas Pamulang melalui Tax Center berupaya memenuhi kewajiban tersebut dengan mengadakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema “How to be A Smarter Taxpayer” yang dilakukan secara daring bertujuan untuk memberikan pengenalan dan pengetahuan perpajakan kepada wajib pajak.

11111

Kegiatan ini diadakan pada tanggal 10 Oktober 2020 secara daring melalui Zoom Cloud dengan  jumlah 270 peserta. Pemaparan materi dilakukan oleh Alpiah Nurul Padilah selaku anggota Tax Center dan Ibu Aris Sanulika, S.E., M.Ak. selaku dosen pendamping PKM. Materi yang disampaikan pada kegiatan PKM ini adalah E-Billing, E-Filling dan PPh 21. Dengan dilaksanakannya kegiatan PKM ini diharapkan mampu memberikan manfaat untuk para peserta atas materi yang telah di sampaikan.

Ed by J